PRIBADI PRUDENTIAL INDONESIA

20 Januari 2011

Ferrari "Serang" Red Bull

Presiden Ferrari Luca di Montezemolo “menyerang” Red Bull Racing, yang sempat melontarkan pernyataan menyakitkan. Menurut petinggi “Scuderia” tersebut, tim yang bermarkas di Milton Keynes kitu seharusnya memperlihatkan rasa hormatnya kepada pihak lain.

Di Montezemolo mengeluarkan komentar saat berada di event pra-musim tradisional “Wrooom”, di Madonna di Campiglio, Italia. Dia menanggapi pernyataan penasihat Red Bull motorsport, Dr Helmut Marko, yang baru-baru ini mengatakan bahwa juara dunia Formula 1 Sebastian Vettel “bodoh” jika hengkang hanya untuk bergabung dengan Ferrari.

“Saya melihat orang yang menjadi juara dunia, tetapi tidak terlalu mengetahui bagaimana bersikap sebagai juara,” ujar Di Montezemolo. “Ketika mereka sudah menang 10 persen dari apa yang sudah kami menangkan, maka kami akan merespons.”

Memang, pekan lalu Marko mengungkapkan hal tersebut. Menurutnya, Vettel tidak akan pindah ke tim lain selama Red Bull memberikan paketan mobil yang bagus. Namun, apabila akhirnya pindah, pebalap Jerman tersebut pasti tidak akan memilih Ferrari, apalagi jika di kandang “Kuda Jingkrak” tersebut masih ada Fernando Alonso.

“Sebastian tidak akan meninggalkan kami hanya karena legenda Ferrari,” terangnya. “Dia cukup cerdas untuk mengetahui bahwa kapan waktu yang tepat baginya. Dia pasti sudah bodoh jika pergi ke sana dan bergabung dengan Fernando Alonso,” ujar Marko waktu itu.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: