PRIBADI PRUDENTIAL INDONESIA

10 Desember 2010

Webber Bereaksi atas Kekecewaan Red Bull

Mark Webber memberikan tanggapan atas reaksi tim Red Bull Racing, yang merasa kecewa dengan fakta terbaru mengenai kondisinya menjelang akhir Formula 1 (F1) 2010. Pebalap Australia tersebut menegaskan, dia tak perlu memberikan informasi kepada tim mengenai cedera bahu kanan yang dialaminya jelang GP Jepang.

Seperti yang baru diberitakan, Webber harus membalap dalam empat seri terakhir dengan cedera pada bahu. Hal tersebut baru diketahui ketika dia meluncurkan buku baru Mark Webber Up Front, di mana secara garis besar dia menceritakan apa yang menimpanya. Mengetahui hal tersebut, bos tim Red Bull, Christian Horner, merasa kecewa.

Meskipun demikian, dalam tanya-jawab yang dipublikasikan dalam situs pribadinya, Webber mengemukakan alasan mengapa dia tak menceritakan persoalan tersebut kepada tim. Menurutnya, dia tidak merasa patah tulang pada bahu kanannya tersebut tidak memberikan dampak pada penampilannya.

Mengenai kondisi ini, Webber hanya menceritakannya kepada pelatih pribadi Roger Cleary dan dokter FIA, Gary Hartstein.

“Saya sangat percaya diri itu tidak memberikan efek kepada penampilanku di mobil sehingga saya tidak menceritakannya kepada siapa pun,” ujarnya. “Itu tidak diperlukan. Bahu ini tidak menyebabkan saya mendapat sebuah masalah sehingga tak perlu menceritakannya kepada orang lain tentang hal ini.”

“Jika saya mendapatkan persoalan dalam mobil, tentu saja saya akan menceritakannya kepada tim. Tetapi, hal itu tak memberikan masalah. Saya tidak pernah absen di sebuah balapan, tetapi tentu saja jika saya tidak bisa mengendarai mobil dengan aman dan sampai limit, saya harus memberitahukannya kepada tim.”

“Banyak orang akan peduli bahwa cedera bahu bisa menjadi kompleks, tetapi saya beruntung karena cedera itu tak mengganggu saya hingga akhir kompetisi. Itulah hal terpenting bagi saya.”

Webber juga mempertahankan keputusannya untuk memublikasikan cedera. Menurutnya, apa yang dilakukan hanyalah sebuah informasi yang bisa dibaca publik.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: