PRIBADI PRUDENTIAL INDONESIA

8 Desember 2010

Mosley: Syukur, Alonso Tak Juara Dunia

Mantan Presiden FIA Max Mosley merasa senang karena pebalap Ferrari Fernando Alonso gagal menjadi juara dunia Formula 1 (F1) 2010. Menurutnya, hasil tersebut merupakan “hadiah” dari kontroversi yang dilakukan Ferrari ketika Alonso menjadi juara GP Jerman pada awal musim.

Ya, saat balapan di Sirkuit Hockenheim, Jerman, 25 Juli lalu, Ferrari melakukan sebuah team order yang dinilai merusak sportivitas F1. Felipe Massa, yang sudah nyaman berada di posisi terdepan, diperintahkan untuk melambatkan mobilnya sehingga Alonso bisa mengejar dan menyalibnya untuk finis pertama. Padahal, jika kedua pebalap diminta untuk membalap secara fair, maka Massa mungkin mengakhiri paceklik kemenangan yang sudah dinanti-nantikan selama hampir lebih dari setahun sejak kecelakaan saat kualifikasi GP Hongaria, Juli 2009.

Tak ayal, berbagai tanggapan negatif ditujukan kepada “Scuderia”. Tim yang bermarkas di Maranello ini pun didenda, meskipun pada akhirnya bebas dari penalti.

Dengan poin maksimal di Jerman itu, posisi Alonso mulai membaik untuk bersaing di papan atas, sebelum dia memimpin klasemen sementara berkat rangkaian kesuksesannya naik podium di beberapa seri terakhir. Sayang, gelar juara dunia yang sudah berada di depan mata akhirnya gagal diraih karena pada seri pamungkas di Abu Dhabi, Alonso terlempar dari posisi lima besar sehingga Sebastian Vettel, yang memenangi balapan tersebut, menjadi juara dunia.

Inilah yang membuat Mosley senang. Menurutnya, Ferrari pantas menerima kekecewaan karena apa yang sudah dilakukannya pun tak menyenangkan banyak orang (pencinta F1).

“Itu (kontroversi) memberikan kepada dunia sebuah perdebatan yang tidak menyenangkan tentang bagaimana Ferrari melakukannya,” ujar Mosley seperti dikutip surat kabar Jerman, Die Welt.

“Topik tentang team order muncul lagi. Saya mempertanyakan, apakah itu bagus untuk Formula 1. Itu adalah sebuah kesalahan strategi pada balapan terakhir yang memengaruhi posisi di klasemen. Pertanyaan apakah Ferrari pantas meraih gelar juara dunia 2010 tak perlu dijawab lagi, dan terima kasih karena satu persoalan di Formula 1 sekarang sudah berkurang.”

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: