PRIBADI PRUDENTIAL INDONESIA

12 November 2010

Menuju Akhir Dramatis di Yas Marina

Empat pembalap masih berpeluang menjadi juara dunia saat balapan musim 2010 tinggal menyisakan satu seri saja. Sepanjang sejarah 60 tahun F1, ini akan menjadi akhir musim paling dramatis.

Menyebut balapan di Abu Dhabi akhir pekan nanti sebagai yang paling dramatis mungkin tidak berlebihan. Seperti dikutip dari ITV, ini adalah kali pertama musim balap jet darat masih meninggalkan empat pembalap untuk bersaing menjadi juara dunia hingga seri terakhir.

Setelah menuntaskan 18 balapan di lima benua dan total melahap 1.074 lap sepanjang delapan bulan, Fernando Alonso, Mark Webber, Sebastian Vettel dan Fernando Alonso masuk dalam persaingan akhir menuju juara dunia. Keempatnya kini hanya dipisahkan oleh 55 putaran lintasan Yas Marina sepanjang 5,554 km.

“Segalanya bisa terjadi. Kita sudah melihat sepanjang musim ini. Anda lihatlah kembali apa yang mungkin terjadi, dan mereka yang ikut berkompetisi dalam perebutan (gelar juara dunia) ini…Bisa saja penentuannya di lap pertama dari salah satu pembalap ini, dan selesailah, semuanya berakhir,” sahut mantan juara dunia tahun 1978, Mario Andretti saat dimintai prediksinya soal balapan akhir pekan ini.

Fernando Alonso diuntungkan dengan keunggulan poin yang dia miliki. Pembalap Spanyol itu juga yang paling berpengalaman menghadapi situasi ini dengan dua gelar juara dunia yang sudah didapat.

Mark Webber punya mobil paling cepat di F1 saat ini. Pembalap Australia itu membuktikan kalau dirinya bisa bersaing dengan nama-nama besar.

Sebastian Vettel juga punya keunggulan dengan kecepatan mobilnya. Nilai plus lain pembalap Jerman ini adalah performanya yang semakin baik jelang ujung musim. Hanya kerusakan mesin di GP Korea yang membuat Vettel gagal meraih hat-trick juara.

Lewis Hamilton berada di posisi paling belakang terkait peluang jadi juara. Keberhasilan menjejak podium tertinggi harus dibarengi “keajaiban” lain berupa kompetitornya yang tampil buruk dan tak dapat banyak poin. Masalah juara dunia 2008 itu makin lengkap karena mobil yang kurang kompetitif dibanding Red Bull dan Ferrari.

Drama lain yang mungkin terjadi di Yas Marina adalah persaingan terbuka Vettel dengan Webber mengingat Red Bull hingga kini memastikan kalau tak akan mengunggulkan salah satu dari dua pembalapnya itu. Aksi team order juga punya kans untuk terulang jika Felipe Massa punya posisi lebih baik dibanding Alonso, sebagaimana sempat terjadi di GP Jerman.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: