PRIBADI PRUDENTIAL INDONESIA

10 November 2010

Di Abu Dhabi Red Bull Harus Tegas

Filed under: 2010,Headline,Mesin & Pabrikan,Musim Balap,Red Bull Racing,Renault — thedi76 @ 3:47 am

Keberhasilan tim Red Bull Racing (RBR) menempatkan kedua mobilnya RB6 dengan finish 1-2 di F1 Brasil di sirkuit Interlagos, Minggu (Senin dini hari), memastikan mereka meraih gelar juara dunia konstruktor 2010. Total 469 angka yang diperoleh sudah tidak mungkin bisa dikejar lawan-lawannya.

Terutama McLaren sebagai pesaing terdekat memiliki selisih 48 angka. Sangat tidak mungkin bisa menggeser RBR, sekalipun jika kedua pebalapnya (Lewis Hamilton dan Jenson Button) finish 1-2. Karena, di seri pamungkas di Abu Dhabi, Red Bull hanya butuh 3 angka. Dan itu bukan pekerjaan sulit jika dijabarkan dengan prestasi RBR sekarang.

Sukses RB6 ini tak bisa lepas dari peran tangan dingin direktur tekniknya Adrean Neway. Guru – sebutan buat Neway – yang merancang RB6. Dirinya sempat ikut memoles RB5 memang tidak sesukses sekarang.

Bersama dengan Red Bull merupakan tim ketiga dirinya berkiprah di ajang F1. Dua sebelumnya bersama Williams dan McLaren. “Kami punya mobil yang bagus tahun lalu, tapi kurang cepat dengan modal diffuser ganda. Tahun ini, RB6 melesat cepat, namun masih memiliki banyak masalah, baik secara mekanis atau apapun,” ungkap Neway.

Saat berada di Wiiliams dan Mclaren, Neway mengaku keduanya mempunyai infrastruktur, sehingga bisa merancang. Tapi, di RBR tugas justru lebih menantang karena harus membangun semuanya.

Manajer tim Christian Horner menunjukkan kegembiraan atas keberhasilan RBR musim ini. Dari 18 seri, mereka merebut pole position 14 kali, plus menuai 8 kemenangan dan 10 naik podium.

Kini, RBR tinggal menunggu satu gelar lagi, yakni juara dunia pebalap. Kedua pebalapnya Mark Webber dan Sebastian Vettel sama-sama memiliki peluang. Keduanya harus bisa mengkandaskan pemimpin klasemen sementara Fernando Alonso dengan 246 angka. Sementara Webber membayang dengan 238 angka dan Vettel 231 angka.

Jika dilihat dari selisih angka, RBR harus mendukung penuh Webber seperti yang sudah disarankan Niki Lauda. Kalau strateginya kepada Vettel dan berhasil menang, berarti mengantongi total 256 angka. Akan sangat berbahaya, sekalipun Webber finish kedua (256) dan Alonso ketiga (261), maka gelar akan jatuh ke tangan pebalap Ferrari itu.

Rasanya, di Abu Dhabi nanti, sangat tidak mungkin Christian Horner akan bersandiwara dengan wartawan kalau mereka di seri pamungkas tidak akan melakukan tim order alias kedua pebalap dibiarkan fight. Apalagi, pemenang tahun lalu direbut oleh Sebastian Vettel dan Webber kedua.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: