PRIBADI PRUDENTIAL INDONESIA

29 Oktober 2010

Webber Dituding Berniat Bikin Rival Out di Korea

Mark Webber gagal finis di GP Korea setelah RB6 yang ia kendarai melintir di lintasan sehingga keluar dari balapan. Dalam proses itu, si pembalap Red Bull juga dituding mengincar rivalnya untuk out bareng.

Webber memulai GP Korea yang digelar akhir pekan lalu dengan keunggulan 14 poin dari pengejar terdekatnya, Sebastian Vettel –yang juga rekan setimnya– dan Fernando Alonso dari Ferrari.

Akan tetapi, Webber kemudian gagal menambah angka setelah kehilangan kendali mobilnya dalam sebuah kerb licin, menghantam pembatas di sisi lain lintasan, sebelum kemudian terpental balik ke dalam trek dalam keadaaan mundur.

Akibatnya, RB6 Webber lantas bersinggungan dengan mobil Nico Rosberg yang sebenarnya sudah berusaha menyingkir dari laju oleng kendaraan Webber. Rosberg pun ikut out dari balapan.

Segera setelah insiden itu, Webber langsung mengangkat tangan untuk mengakui kalau itu adalah salahnya. Tapi Gerhard Berger yang pernah berkarir di F1 dengan catatan sepuluh kemenangan menilai semuanya tidaklah sesederhana itu.

“Ia bisa saja menginjak rem dan langsung menghentikan mobilnya saat menabrak pembatas. Ia ikut membuat Rosberg out, tapi saya pikir bukan itu maksudnya. Saya pikir ia berniat mengincar Alonso atau (Lewis) Hamilton,” cetus Berger kepada Servus TV yang dikutip Crash.

“Saya pikir sangat jelas (bahwa gerakan itu disengaja), ia menabrak dan tahu balapannya sudah selesai. Di momen itu, ia frustrasi dan ribuan pikiran berkecamuk dalam benaknya. Jelas sekali, Anda bisa lihat bannya tidak terkunci. Mungkin ia punya masalah dengan rem, tapi saya pikir tidak,” cibir Berger.

Perkara rem itu sendiri juga ikut dipertanyakan oleh Rosberg. “Aku tak mengerti kenapa Webber tak mengerem. Masih bergerak di lintasan dalam trek seperti itu jelas gila,” keluh Rosberg di akun Twitternya.

Entah apa dugaan Berger itu benar adanya, tapi yang pasti lintasan Sirkuit Internasional Korea memang sudah diguyur hujan deras sebelum balapan. Ini niscaya menambah licin permukaan trek baru tersebut.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: