PRIBADI PRUDENTIAL INDONESIA

29 Oktober 2010

Alonso Seperti Senna & Schumi

Fernando Alonso boleh berbangga diri. Pembalap Ferrari itu dipuji punya kualitas setara Ayrton Senna dan Michael Schumacher, dua pembalap legendaris di dunia F1.

Mengingat sanjungan tersebut datang dari mantan pembalap F1 Gerhard Berger yang notabene adalah mantan rekan satu tim dan teman dekat mendiang Senna, pujian untuk Alonso itu jelas tak main-main.

“Terkadang ada pembalap-pembalap spesial seperti dulu Ayrton Senna dan Michael Schumacher, dan Fernando Alonso saat ini,” nilai Berger dalam wawancara dengan Servus TV yang dikutip ESPN F1.

Schumacher memenangi dua gelar pertama dari tujuh titel juara dunia miliknya saat masih membalap untuk Benetton, yang sedikit banyak dapat dibilang lebih inferior dari Williams yang dibela Damon Hill, rival berat Schumi –sapaan Schumacher.

Capaian Alonso juga mirip-mirip karena dua gelar juara dunia yang diraihnya pada tahun 2005 dan 2006 ia hasilkan saat membela Renault yang saat itu tak diperhitungkan memiliki mobil tertangguh di lintasan.

Senna memang memiliki modal lebih bagus ketimbang para rivalnya di tahun 1988 dan 1990, tapi ia tetap mampu meredam Nigel Mansell dengan Williams-nya pada tahun 1991. Saat Williams mendominasi pada tahun 1992 dan 1993 pun Senna masih tetap mampu meraih kemenangan dalam sejumlah balapan.

Menurut Berger, yang mencatatkan sepuluh kemenangan dalam karirnya membalap di ajang ‘Jet Darat’, hal semacam itulah yang membedakan antara pembalap bagus dan pembalap luar biasa.

“Mereka adalah para pembalap yang mampu memenangi kejuaraan dunia tanpa memiliki mobil yang paling tangguh,” tegas Berger.

Jika Alonso, pemuncak klasemen sementara pembalap musim ini, mampu menjuarai musim 2010 maka ia akan bergabung dengan Senna, Schumi dan sekelompok pembalap elit lain yang sudah pernah memenangi tiga gelar juara dunia atau lebih. Alonso juga memiliki peluang untuk jadi pembalap termuda di antara mereka semua yang dapat melakukannya.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: