PRIBADI PRUDENTIAL INDONESIA

27 Oktober 2010

Sampai Lap Terakhir di Abu Dhabi

Kegagalan duo Red Bull menuntaskan balapan GP Korea membuat persaingan menjadi juara dunia makin sengit. Dengan dua seri tersisa, sang kampiun diyakini baru akan muncul di seri pamungkas.

Secara matematis masih ada lima pembalap yang berpeluang menjadi juara dunia F1 musim 2010 ini.

Fernando Alonso yang memuncaki klasemen dengan 231 poin jadi kandidat utama,  menyusul di belakangnya Mark Webber (220), Lewis Hamilton (210) dan Sebatian Vettel (206). Sementara dengan 189 poin, Jenson Button butuh keajaiban untuk mempertahankan gelarnya.

Ketatnya perolehan poin antara pembalap di atas diyakini masih akan terjadi usai digelarnya seri ke-18 di Brasil pada 7 November mendatang. Dengan kata lain, sang juara baru bisa dipastikan pada balapan terakhir di Abu Dhabi. Demikian “kesepakatan” yang dibuat tiga tim yang masih berpeluang jadi juara.

“Saya tidak berpikir (kemenangan di Brasil) akan cukup, jujur saja. Tentu saja senang jika itu terjadi, tapi saya pikir tidak. Sekarang saatnya untuk menjadi rendah hati dan mempersiapkan balapan dengan cara terbaik yang kami bisa,” sahut bos Ferrari Stefano Domenicalli.

Pernyataan senada terlontar dari Christian Horner. Bos Red Bull itu mengaku masih terkejut menyusul kegagalan pertama timnya meraih poin di klasemen konstruktor untuk kali pertama di musim ini dan memprediksi persaingan menjadi juara akan terjadi di Sirkuit Yas Marina.

“Persaingan ini, saya yakin, akan terus berjalan hingga lap terakhir di Abu Dhabi. Hanya ada jarak satu balapan antara Sebatian di posisi empat dan Alonso yang memimpin, dan seberapa sering kejuaraan ini bisa berjalan seperti ini? Tak mungkin memiliki bola kristal dan memprediksikan apa yang terjadi di Brasil dan Abu Dhabi,” sahut Horner di Crash.

Meski Hamilton (dan Button) menjadi pembalap yang peluangnya paling kecil, Martin Withmarsh juga meyakini kalau persaingan masih akan terbuka hingga balapan terakhir. Keberhasilan Hamilton jadi juara dunia 2008 di tikungan terakhir Interlagos membuat tim primcipal McLaren ini masih menjaga optimismenya.

“Brasil punya sirkuit yang hebat dan menghasilkan balapan yang juga hebat, tapi ada sedikit keraguan kalau penentuan juara akan sampai hingga di Abu Dhabi,” timpal Withmarsh.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: