PRIBADI PRUDENTIAL INDONESIA

12 Oktober 2010

McLaren Berharap 'Keajaiban' 2007 terulang

Tiga tahun silam gelar juara yang ada di depan mata McLaren melayang di seri terakhir. McLaren berharap peristiwa tahun 2007 terulang dan tentu saja kali ini mereka berharap menjadi yang mendapat berkah.

Di tahun 2007, Lewis Hamilton memimpin klasemen sementara hingga balapan seri terakhir yakni GP Brasil. Namun akibat mengalami masalah girboks, pembalap McLaren itu harus puas finis ketujuh.

Hasil ini membuat gelar juara yang sudah di depan mata Hamilton sirna. Ia harus rela menyaksikan Kimi Raikkonen, yang memenangi balapan, menyabet gelar juara dunia. Padahal sebelum balapan pembalap Ferrari itu memiliki kans paling kecil untuk juara dunia. Yang cukup menyesakkan, poin akhir Hamilton di klasemen hanya tertinggal satu angka dari Kimi.

McLaren berharap situasi tiga tahun silam bisa terulang di musim ini dengan harapan giliran tim asal Inggris tersebut yang mendapatkan “berkah”. Menilik klasemen sementara, duo McLaren Lewis Hamilton dan Jenson Button memiliki kans paling kecil untuk menjadi juara.

“Hal-hal aneh telah terjadi, tentu saja. Ketika Kimi Raikkonen juara dunia, ketika itu Lewis Hamilton tampaknya yang bakal menjadi juara. Ia hanya membutuhkan sekitar dua poin dari dua balapan,” ujar Button dikutip dari Planet-F1.

Pembalap Inggris itu mengatakan, selain berharap pada keajaiban, McLaren juga harus bisa memaksimalkan seri berikutnya yakni GP Korea.

“Kini situasinya lebih sulit bagi kami. Bila kami tidak bisa mengalahkan Red Bull di Korea, maka harapan itu (pembalap McLaren juara dunia) sudah praktis tidak mungkin lagi,” ujar Button.

Tugas McLaren tentu saja menjadi yang paling berat. Selain posisi di klasemen, Button mengungkapkan masih ada sejumlah kendala yang dihadapi timnya.

“Ada banyak pembalap bertarung di posisi papan atas dan kami ada di belakang. Kami tidak bisa berusaha lebih keras lagi. Saya tidak pernah melihat banyak sekali spare part dipasang pada mobil di setiap balapan, namun kami tidak cukup cepat,” pungkas juara dunia 2009 itu.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: