PRIBADI PRUDENTIAL INDONESIA

31 Agustus 2010

Webber: Siapa Nomor Satumu, Red Bull?

Enam seri tersisa dan Mark Webber sementara unggul 28 poin atas Sebastian Vettel. Dengan persaingan yang semakin mendekati akhir, Webber menyarankan Red Bull punya pembalap nomor satu.

Hingga kini Red Bull memang belum menentukan siapa pembalap yang lebih diprioritaskan. Pasca kecelakaan yang menimpa dua pembalapnya di GP Turki lalu, tim asal Austria itu malah menekankan kalau tak akan memilih siapa yang jadi nomor satu dan siapa menjadi nomor dua.

Namun perkembangan terbaru di persaingan klasemen pembalap mungkin akan mengubah kebijakan tim tersebut. Menyusul balapan di GP Belgia, mereka kembali kehilangan

puncak klasemen pembalap. Kondisi yang harus dicermati dengan baik jika tak mau menyudahi musim dengan kegagalan, demikian pesan yang coba disampaikan Webber.

“Saya pikir terlalu dini untuk memilih (siapa pembalap yang dapat prioritas), tapi mungkin ada strategi yang berbeda dibanding McLaren. Masih terlalu dini saat ini, tapi tak terlalu jauh juga,” ucap Webber seperti diberitakan dari Autosport.

Menyusul keberhasilan duduk di posisi dua klasemen, Webber saat ini unggul 28 poin atas Vettel. Pembalap asal Australia itu juga lebih banyak mengumpulkan kemenangan dengan empat gelar juara berbading dua yang dimenangi Vettel.

Saat ini baru Ferrari yang terang-terangan menyatakan siapa pembalap nomor satu dan bahkan mempraktekkan team order di GP Jerman lalu. Sementara McLaren juga belum memutuskan siapa yang akan lebih diprioritaskan, apakah Lewis Hamilton yang kini memuncaki klasemen atau Jenson Button yang tertinggal 35 atas rekannya itu.

Namun ide memiliki pembalap nomor satu tersebut langsung dimentahkan tim principal Red Bull, Christian Horner. Disebutnya, kedua pembalap saat ini masih punya peluang yang sama untuk menjadi juara dunia.

“Perjalanannya masih panjang. Faktanya, itu bukan apa-apa, masih ada 150 poin lagi yang bisa didapat. Lewis (Hamilton) dan Mark (Webber) sedikit lebih unggul dari barisan pembalap yang lain, tapi itu bisa berubah dengan cepat,” tegas Horner.

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: