PRIBADI PRUDENTIAL INDONESIA

29 Mei 2008

Banggalah pada Pancasila

Filed under: Berita Utama — thedi76 @ 11:33 am

pancasilaMenjawab berbagai persoalan bangsa yang membelit begitu hebat, seperti dampak buruk kenaikan harga BBM, lumpuhnya sektor transportasi, ketidakpercayaan mahasiswa terhadap aparat, membudayanya masyarakat peminta-minta akibat kebijkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) serta lainnya, PDI Perjuangan sebagai partai oposisi ingin mengingatkan warga bangsa akan azimat bangsa yang terbukti ampuh mengatasi segala persoalan, Pancasila.

Sayangnya, Pancasila saat ini hanya dijadikan slogan kosong tak bermakna. Pancasila hanya dijadikan anak bangsa sebagai formalitas belaka.

“Padahal Pancasila telah terbukti menjadi perekat dan penjaga kemajemukan kita. Seharusnya, kita bangga dan terus mengamalkan ajaran Pancasila yang digali proklamator kita, Bung Karno,” ujar Mayjen TNI (Purn) Adang Ruchyatna salah satu Ketua DPP PDI Perjuangan, Kamis (29/5)

Adang menjelaskan semangat Pancasila harus tetap digelorakan dan bisa dilakukan dengan berbagai cara. Rencananya, salah satu cara yang dilakukan adalah dengan menggelar acara Gebyar Pancasila 1 Juni. PDI Perjuangan akan melakukan acara Jalan Santai Ahad mendatang (1/6) bertepatan dengan hari lahir Pancasila.

Ketua Dewan Pertimbangan Pusat PDI Perjuangan Taufik Kiemas menyebut, Pancasila adalah satu-satunya dasar negara yang menjadi perekat bangsa. Suami Megawati Soekarnoputri ini juga menyatakan, menjadi hal yang aneh bila hari lahir Pancasila, 1 Juni mendatang tak perlu diperingati.

“Aneh kalau kita hanya merayakan hari Kebangkitan Nasional. Padahal Kebangkitan Nasional itu rentetannya panjang, Mulai dari Sumpah Pemuda, terus 1 Juni. Lalu, dari 1 Juni kemudian timbulah negara proklamasi, punya konstitusi. Terus lagi, sampai 5 Juli 11 September. Jadi, kalau kita merayakan hari Kebangkitan Nasional tanpa memperingati Pancasila, agak lucu juga,” kata Taufik Kiemas.

Taufik Kiemas menjelaskan, Kebangkitan Nasional adalah bagian dari sejarah negara Indonesia dalam memiliki dasar negara, memiliki konstitusi sehingga bisa mengenyam kemerdekaan seperti sekarang ini.

“Sementara hari lahir Pancasila adalah salah satu perjalanan panjang sejarah. Masak tidak dirayakan. 1 Juni tidak dirakayakan, sementara 20 Mei, hari Kebangkitan Nasional dirayakan, kan lucu jadinya. Kalau percaya 20 Mei, maka harus percaya Sumpah Pemuda, percaya Super Semar, percaya proklamasi dan harus percaya Proklamasi,” tukas Taufik Kiemas.

Jacobus Majong Padang, atau Kobu menyatakan, negara ini berdiri dan dibentuk untuk melindungi segenap warga negara, termasuk para korban Lapindo yang kini sudah terlantar selama dua tahun. Termasuk yang lainnya.

“Pembiaran terhadap korban Lapindo,jelas itu merupakan pelanggaran. Barang siapa yang tega membiarkan itu adalah bertentangan dengan Pancasila.” tandas Kobu.

Sedianya, PDI Perjuangan akan menggelar acara puncak peringatan hari lahir Pancasila yang akan dipusatkan di Monas, pada hari Minggu (1/6) mendatang.Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarnoputeri direncanakan akan mengibarkan bendera start dan ikut turun sebagai peserta.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: