PRIBADI PRUDENTIAL INDONESIA

15 Mei 2008

Kok, Si Kecil Lebih Lengket Sama Si Mbak ?

Filed under: Pernak Pernik — thedi76 @ 11:08 am

anak lengket sama pembantuSedih dan cemburu rasanya hati ini melihat si kecil manja dan lengket dengan pengasuhnya. Bagaimana seharusnya  para ibu bekerja menyikapi situasi ini?

Faktor anak seringkali menyebabkan ibu bekerja mengalami konflik batin. Selain rasa bersalah karena harus meninggalkan anak di rumah, para ibu pun sering diliputi rasa cemburu melihat kedekatan si kecil dengan baby sitter-nya. Apa yang harus dilakukan orangtua agar kendali pengasuhan tetap ada di tangan mereka?

Ada beberapa cara agar ibu bekerja sukses menjalankan dua peran tanpa harus merasa “kehilangan” anak.

KOMPAK
Demi kepentingan buah hati, sebaiknya orangtua dan pengasuh anak menjalin kerjasama yang kompak. Kekompakan antara pengasuh dan orangtua dimaksudkan untuk menghindari aksi saling boikot.

“Yang dimaksud saling boikot adalah hal-hal yang dilarang  orangtua, tetapi diam-diam diperbolehkan pengasuh, atau sebaliknya, hal-hal yang dilarang pengasuh malah diperbolehkan orangtua,” kata psikolog Martina Rini, salah seorang tim penulis di situs e-psikologi.com.

BAGI ILMU
Tak semua ibu beruntung memiliki pengasuh yang memenuhi kriteria ideal seorang pengasuh; memiliki latar belakang pendidikan cukup, ngemong, serta mematuhi perintah. Jika pengasuh Anda masih “di bawah standar”, perkayalah ilmunya. Misalnya, dengan meminta Si Mbak membaca buku atau majalah tentang anak, atau jika perlu bersama-sama menghadiri seminar tentang anak.

Jangan segan juga untuk bertanya pada Si Mbak, terutama jika ia telah banyak pengalaman. Anggaplah pengasuh sebagai partner dalam mengasuh si kecil, sehingga timbul rasa ketulusan darinya untuk menyayangi Si Kecil.

KUALITAS
Secara kuantitas Anda memang kurang, karenanya kualitas kedekatan dengan buah hati haruslah ditingkatkan. Caranya bermacam-macam: luangkan waktu untuk berbicara dengan anak setiap hari, bisa lewat telepon atau saat sarapan di pagi hari. Anda juga mengajak Si Kecil pergi berdua saja saat akhir pekan, bisa ke toko buku atau belanja kebutuhan bulanan. Manfaatkan waktu yang ada untuk menjalin ikatan batin dengan anak.

FLEKSIBILITAS
Idealnya, seorang ibu memiliki pekerjaan dengan waktu yang fleksibel dan memungkinkannya untuk punya waktu lebih banyak dengan keluarga. Jika pekerjaan sekarang belum memungkinkan, cobalah minta pengertian atasan untuk mendapat keleluasaan waktu bekerja. Misalnya, pulang tepat waktu dengan konsekuensi datang lebih awal, atau kemudahan meminta izin jika ada hal penting yang berkaitan dengan Si Kecil. Sehingga, ibu bisa mengusahakan untuk selalu ada di sisi Si Kecil pada saat-saat yang penting.

Iklan

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: