Lewis Hamilton mengaku kecewa atas penolakan banding yang diajukan atas hukuman penalti yang diterimanya saat GP Belgia beberapa waktu lalu. Namun pembalap Formula 1 asal Inggris ini menegaskan sama sekali tidak tertekan akibat penolakan ini.
“Orang-orang mungkin menilai saya akan tertekan atas putusan ini. Tapi itu tidak terjadi. Yang ingin saya lakukan sekarang adalah melupakan masalah ini,” jelasnya dalam pernyataan yang dikeluarkan timnya, McLaren, Selasa (23/9).
Di GP Belgia, Hamilton sebenarnya masuk finis di urutan pertama. Namun, oleh pimpinan lomba GP Belgia, pembalap berusia 23 tahun tersebut dihukum penalti 25 detik karena dinilai melakukan pelanggaran dengan mengambil keuntungan saat bersaing dengan pembalap Ferrari, Kimi Raikkonen di tikungan.
Akibat penalti ini, posisi Hamilton turun ke peringkat tiga. Sedangkan juara GP Belgia direbut pembalap Ferrari, Felipe Massa yang masuk finis di belakang Hamilton.
Hasil di Belgia memang tetap menempatkan Hamilton di posisi pertama klasemen pembalap dengan nilai 78. Namun, kini ia hanya unggul satu angka atas Massa yang berada di peringkat kedua.
“Menyusul pembalap lain merupakan hal yang sulit. Merupakan hal yang menyenangkan bila bisa melakukan manuver dengan baik. Apalagi jika itu menyenangkan penonton. Karena itu saya kecewa namun sama sekali tidak tertekan,” tegasnya.
Kekecewaan juga diungkapkan bos McLaren, Martin Whitmarsh. “Tidak ada yang ingin memenangkan sebuah lomba melalui pengadilan. Namun kami merasa Hamilton telah memenangkan GP Belgia di lintasan” jelasnya.
Keputusan ini dipastikan akan menambah panas seri berikutnya yang akan berlangsung di Singapura. Dipastikan, dalam lomba Formula 1 yang untuk pertama kalinya digelar malam hari ini, McLaren dan Ferrari akanĀ berusaha memenangkan pertarungan untuk membuktikan siapa yang terbaik sekaligus memperbesar peluang merebut galar juara tahun ini.














PERTAMAX …
hhe. mas/mbak .. ada pr tuh di blog aku “[Lagi]PR” . kerjainn ya
Komentar oleh agunk agriza — 26 September 2008 @ 10:36 pm |