u can visit my another site on http://www.infomotosport.com

2 Juli 2008

Hati-Hati! Penipuan Atas Namakan Bank Indonesia

Diarsipkan di bawah: Berita Utama — thedi76 @ 10:31 am

Hati-hati, penipuan dengan mengatasnamakan Bank Indonesia kembali marak terjadi. Kali ini, dengan memakai nama Tim Statistik dan Monitoring Lalu Lintas Devisa atau LLD Bank Indonesia, penipu meminta secara detail data/informasi transaksi terkait atau dikaitkan dengan pelaporan kegiatan LLD kepada perbankan dan masyarakat pengguna jasa perbankan, terutama perusahaan.

“Kami sampaikan bahwa modus operandi upaya penipuan yang telah terjadi belakangan ini diawali dengan adanya pihak yang menghubungi perusahaan nasabah bank tertentu dan mengaku sebagai petugas LLD Bank Indonesia,” sebut Bank Indonesia dalam siaran persnya, Rabu (2/7). (lagi…)

Uang yang Disita dari Bulyan Bukan Setoran Pertama

Diarsipkan di bawah: Berita Utama — thedi76 @ 10:24 am

Uang sebesar 66.000 dollar AS dan 5.500 Euro yang disita saat penangkapan anggota Komisi I DPR Bulyan Royan, ternyata bukan uang pertama yang disetor oleh Direktur PT Bina Mina Karya Perkasa, Dedi Suwarsono. Uang itu merupakan pelunasan suap terakhir yang ditransfer Dedi ke Bulyan melalui sebuah Money Changer di Plaza Senayan.

“Jumlahnya Rp 1,68 miliar per pengusaha. Kebetulan klien saya saja yang ketangkap. Jumlah ini merupakan 7 persen dari total proyek Rp 118 miliar. Pembayaran pertama itu untuk DP. Uang DP dibayar tiga kali dan yang kemarin itu pembayaran keempat kalinya,” ujar pengacara Dedi Suwarsono, Kamaruddin Simanjuntak, usai mengantar kliennya ke mobil tahanan, Selasa (1/7) malam. (lagi…)

Korupsi Diduga Marak di DPR

Diarsipkan di bawah: Berita Utama — thedi76 @ 10:18 am

Tertangkapnya Bulyan Royan, anggota Dewan Perwakilan Rakyat dari Fraksi Partai Bintang Reformasi, merupakan konfirmasi atas dugaan tentang maraknya praktik korupsi di lembaga legislatif itu. Apalagi, ada wakil rakyat yang tertangkap tangan pula oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menangkap Bulyan, dan anggota DPR lain, perlu dilihat sebagai cara membersihkan dan memperbaiki citra DPR. ”Survei Transparency International Indonesia (TII) menunjukkan, masyarakat menilai DPR sebagai salah satu lembaga terkorup. Tetapi, itu sulit dibuktikan sebelum KPK menangkap sejumlah anggota DPR yang diduga korupsi,” kata Tommy Legowo dari Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia, Selasa (1/7) di Jakarta. (lagi…)

Nasib Bulyan Ditentukan Hari Ini

Diarsipkan di bawah: Berita Utama — thedi76 @ 10:16 am

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bintang Reformasi (PBR), akan segera menggelar rapat hari ini, Rabu (2/7), untuk menentukan keputusan partai terhadap anggotanya Bulyan Royan yang ditangkap KPK, Senin (30/6) lalu.

Salah satu Ketua DPP PBR Yusuf Lakaseng menegaskan hal tersebut. Saat dihubungi Kompas.com, Rabu (2/7) pagi, Yusuf mengatakan yang terpenting adalah menyelamatkan partai. Bulyan diduga menerima suap pengadaan kapal patroli Dirjen Perhubungan Laut. “Insya Allah (rapat) hari ini. Kita tidak akan berlama-lama. Tapi saya belum tahu jam berapa. Yang terpenting adalah menyelamatkan partai,” kata Yusuf. (lagi…)

Anwar Ibrahim Mengaku Punya Alibi

Diarsipkan di bawah: Berita Utama — thedi76 @ 10:13 am

Pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, mengatakan, ia memiliki alibi untuk membuktikan dia tidak menyodomi pembantunya. Tuduhan tersebut telah menghalangi pencalonannya di parlemen dan menjatuhkan pemerintah.

“Pemerintah telah terkepung,” tutur Anwar dalam sebuah konferensi pers, Selasa (1/7). Anwar mengakui, tuduhan sodomi merupakan bagian dari konspirasi politik tuntutan yang kemudian diingkari oleh perdana menteri. “Saya menasihati mereka untuk membatalkan tuduhan. Ini sebuah permainan,” katanya. (lagi…)

Anwar Gugat Kepala Polisi dan Jaksa Agung

Diarsipkan di bawah: Berita Utama — thedi76 @ 10:08 am

Pemimpin oposisi Anwar Ibrahim melancarkan serangan balasan. Ia menggugat kepolisian dan jaksa agung Malaysia atas tuduhan sodomi yang dialamatkan kepadanya 10 tahun lalu.

Pengacara Anwar, Sankaran Nair, mengatakan kliennya telah menyusun laporan bahwa Inspektur Jenderal Polisi Musa Hassan dan Jaksa Agung Abdul Gani Patail memalsukan bukti ketika dia dituntut atas tuduhan sodomi pada tahun 1998.

Tuntutan diajukan di kantor polisi di Shah Alam, ibukota Selangor, yang berdekatan dengan Kuala Lumpur. Anwar dipecat dari jabatannya sebagai wakil perdana menteri pada tahun 1988 setelah dituduh menyodomi sopir dan pembantunya. Dia dipenjarakan, namun pengadilan tinggi mencabut dakwaan tersebut pada 2004.

Anwar, sekali lagi, dituduh menyodomi pembantunya minggu lalu. Anwar menyangkal tuduhan tersebut.

Tak Terima Tuduhan Sodomi, Anwar Ibrahim Gugat Balik

Diarsipkan di bawah: Berita Utama — thedi76 @ 10:07 am

Foto ini diambil dari foto ponsel Wan Azizah Wan Ismail, istri Anwar Ibrahim, selama berlangsung konferensi pers di wilayah pinggiran Shah Alam, Kuala Lumpur, 29 Juni 2008. Dari foto itu nampak Saiful Bahri (kiri) yang telah menuduh Anwar Ibrahim melakukan sodomi.Pemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, mengajukan gugatan balik, Senin (30/6), terhadap asisten prianya yang telah menuduhnya melakukan sodomi. Anwar Ibrahim berjanji akan membersihkan namanya dalam tudingan skandal seks kedua kali yang diarahkan kepada dirinya.

“Saya pernah mengalami masa sulit sebelumnya,” jelas Anwar kepada The Associated Press dalam wawancara lewat kontak telepon. Pernyataan mantan Deputi Perdana Menteri Malaysia itu ditujukan pada masa sulit yang dihadapinya 10 tahun lalu saat ia dituduh menyodomi sopir suatu keluarga dan seorang ajudannya. (lagi…)

Sejarah Berulang, Malaysia Sudutkan Anwar Ibrahim di Sodomi

Diarsipkan di bawah: Berita Utama — thedi76 @ 10:04 am

Wan Azizah Ismail, istri pemimpin oposisi Malaysia Anwar Ibrahim, menunjukkan ponsel dengan foto asisten Anwar, Saiful Bahri (kiri), dalam sebuah konferensi pers di luar Kuala Lumpur, Shah AlamPemimpin oposisi Malaysia, Anwar Ibrahim, membantah tuduhan sodomi yang diarahkan Pemerintah Malaysia terhadap dirinya. Anwar Ibrahim berpendapat, tuduhan itu merupakan upaya Pemerintah Malaysia untuk mendiskreditkannya.

Dr Anwar yang pernah menjabat sebagai Deputi Perdana Menteri dicopot dari jabatannya pada tahun 1998 sebelum dijatuhi hukuman penjara dengan tuduhan sodomi dan korupsi. Embusan angin dukungan terhadap Anwar Ibrahim makin kencang sejak pemilu Malaysia, Maret lalu, saat aliansi oposisi meraih hasil suara terbaik di dalam sejarahnya. (lagi…)

Anwar: Saya Takut Dibunuh

Diarsipkan di bawah: Berita Utama — thedi76 @ 10:01 am

Di Kedutaan Besar Turki tempatnya bersembunyi, tokoh oposisi Malaysia Anwar Ibrahim menulis di blognya, Minggu (29/6). Dalam tulisannya, Anwar mengaku takut karena pemerintah berniat membunuhnya.

Anwar bersembunyi di tempat itu setelah pemerintah Malaysia kembali menuduhnya melakukan sodomi. Tuduhan itu menurut Anwar untuk merusak citranya sebagai politisi yang sedang naik daun dan akan mendapatkan posisi di parlemen. Anwar juga kerap sesumbar akan menjatuhkan pemerintahan PM Abdullah Ahmad Badawi. (lagi…)

Anwar Ibrahim Sembunyi di Sebuah Kedutaan

Diarsipkan di bawah: Berita Utama — thedi76 @ 9:59 am

Perdana Menteri Malaysia Abdullah Ahmad Badawi menampik tudingan Anwar Ibrahim yang menyebut pemerintah mendalangi tudingan terhadap Anwar melakukan tindak sodomi.

Ia mengatakan, Minggu, tidak ada persengkongkolan di kubu pemerintah untuk mencelakakan Anwar, atau mengganggunya, atau mengangkat isu itu untuk merongrong Anwar.

Bantahan Badawi itu muncul beberapa jam setelah Anwar Ibrahim mengeluarkan pernyataan bahwa laporan ia melakukan sodomi sebagaimana diadukan seorang pria kepada polisi merupakan gerakan yang disengaja untuk merusak citra dirinya. “Tudingan ini jelas merupakan upaya sia-sia rezim yang berkuasa untuk menghentikan gerakan rakyat Malaysia menuju kebebasan, demokrasi, dan keadilan,” kata Anwar. Tudingan itu muncul saat Anwar tengah bersiap membeberkan persengkongkolan pemerintah dalam menjatuhkan dirinya dari posisi wakil perdana menteri tahun 1998. (lagi…)

SD Percontohan Arogan

Diarsipkan di bawah: Berita Utama — thedi76 @ 9:14 am

Seorang siswa SD negeri percontohan di Tebet, Jakarta Selatan, diminta pindah  ke sekolah lain karena di rapornya ada tiga nilai di bawah 7. Pihak sekolah berdalih sedang mengejar status Sekolah Standar Nasional (SSN) sehingga siswa yang nilainya dianggap kurang bagus harus disingkirkan.

Perlakuan ”aneh” tersebut dialami Mochammad Reyhan (7), siswa kelas I sebuah SD negeri percontohan di wilayah Tebet. Ayah Reyhan mengatakan, pada saat dirinya mengambil rapor Reyhan, Sabtu (28/6), pihak sekolah meminta Reyhan pindah ke sekolah lain.

Reyhan diminta pindah karena di rapornya ada tiga mata pelajaran yang mendapat nilai di bawa 7,00. Pihak sekolah, menurut ayah Reyhan, memberlakukan ketentuan nilai terkecil di rapor adalah 7,00 untuk setiap mata pelajaran. Untuk siswa kelas I, seperti Reyhan, ada 10 mata pelajaran yang tercantum di rapor. (lagi…)

Blog pada WordPress.com.