Para aktivis organisasi lingkungan World Wildlife Fund (WWF) terkesima saat melihat rekaman seekor badak Jawa yang menyeruduk kamera video trap yang mereka pasang. Bagaimana tidak sebab tak ada lampu di sekitarnya dan kamera merekam aktivitas badak menggunakan cahaya inframerah.
Pada salah satu rekaman yang diambil antara Maret-April 2008 itu, terlihat dua ekor badak di Taman Nasional Ujung Kulon, masing-masing seekor induk dan anaknya. Saat terakam keduanya tampak diam beberapa detik. Kemudian, induk badak mendekat ke arah kamera dan dalam waktu singkat langsuhg menyeruduknya. (lagi…)
Museum Sangiran di Kabupaten Sragen, Jawa Tengah, kedatangan tamu istimewa. Tiga polisi dan dua jaksa dari Sragen tiba-tiba bertandang ke sana. Kalau bukan terkait masalah fosil-fosil purba, lalu apa?
Para penyelam bawah laut mengumumkan penemuan bangkai kapal perang HMS Ontario yang tenggelam tahun 1780 setelah mencari selama tiga tahun. Kapal milik angkatan laut Inggris tersebut ditemukan di daerah Great Lakes, perbatasan AS dan Kanada.
Untuk pertama kalinya para peneliti berhasil melihat dari dekat sampel tanah Mars dari rekaman mikroskop yang dibawa wahana Phoenix Mars Lander. Hasil pengamatan awal menunjukkan setidaknya terdapat empat jenis mineral berbeda yang menyusun tanah planet merah tersebut.
Wahana Phoenix Mars Lander (PML) mengirimkan beberapa foto permukaan Mars yang memperlihatkan bagian tanah berwarna putih. Para ilmuwan belum mengetahui dan masih penasaran apakah bagian tersebut benar es yang selama ini mereka bayangkan atau garam mineral. Kemunculannya menimbulkan teka-teki di antara para ilmuwan.
Para astronom kembali menemukan tiga planet asing di luar tata surya, biasa disebut exoplanet, yang mirip Bumi. Masing-masing merupakan planet padat karena memiliki massa dua hingga sepuluh kali massa Bumi sehingga planet-planet tersebut dapat disebut super-Bumi.
Untuk pertama kalinya dalam 6 bulan terakhir, televisi Kuba menayangkan gambar mantan pemimpin Fidel Castro. Dalam tayangan tanpa suara tersebut, Fidel Castro yang dilaporkan menurun kondisi kesehatannya setelah menjalani operasi usus nampak berbincang di sebuah taman dengan Presiden Venezuela Hugo Chavez yang mengunjunginya.
Terdakwa perkara dugaan suap terhadap Jaksa Urip Tri Gunawan, Artalyta Suryani, mengaku tak tahu kalau ajudan yang selalu mendampinginya, Agus Heriyanto, adalah anggota Detasemen Intelijen Kodam Jaya. Agus yang berpangkat Serka diketahui sebagai anggota Detasemen Intelijen setelah Jaksa KPK membacakan surat izin ketidakhadirannya sebagai saksi dalam persidangan Senin (16/6) lalu, dengan alasan tengah menjalankan tugas khusus yang bersifat intelijen.












