KETIMBANG beberapa pemain senior lain di Portsmouth, bek tengah Sol Campbell, yang juga dipercaya sebagai kapten tim, bisa dibilang salah satu yang paling ”karatan”. Ia sudah membela tiga klub Liga Inggris. Ketiganya klub Premiership dengan sejumlah prestasi di dua klub pertama. Tottenham Hotspur dibelanya pada 1992 hingga 2001, kemudian bergabung ke Arsenal pada 2001-2006, lalu hijrah ke Portsmouth sejak 2006 sampai sekarang.Seiring dengan pengalamannya selama 16 tahun di Liga Primer, pemain bernama asli Sulzeer Jeremiah Campbell itu meraih beberapa gelar bersama klubnya. Semua berawal pada 1999, saat ia menjadi bagian dari Spurs yang juara Piala Liga.
Setelah hengkang dari Spurs, Campbell meraih lebih banyak penghargaan bersama ”The Gunners” Arsenal. Mulai dari trofi Liga Inggris 2001-2002 serta 2003-2004, juara Piala FA 2002 dan 2005, dan pemenang Community Shield 2002.
Bersama Arsenal pula, Campbell berlaga di final Liga Champions 2006, menghadapi Barcelona di Stade de France, Paris. Meski berposisi sebagai bek tengah, ia mencetak gol pembuka pada laga itu. Namun, apesnya, Arsenal takluk 1-2, dan trofi Liga Champions melayang ke genggaman Barca.
Tantangan baru
Pada 8 Juli 2006, Arsenal mengumumkan Campbell akan segera hijrah dari Stadion Emirates untuk mencari tantangan baru, setelah melalui 197 aksi bersama ”The Gunners” menyumbangkan 11 gol di semua kompetisi. Hanya berselang satu bulan setelah pengumuman itu, Campbell memastikan kepindahannya ke Portsmouth. Kehadirannya di Fratton Park termasuk kejutan karena sebelumnya diisukan ia akan pindah ke klub Perancis, diduga kuat ke Olympique de Marseille.
Di ”Pompey”, Campbell menciptakan start yang sempurna, menjalin kerja sama apik dengan Linvoy Primus. Duet Campbell-Primus membikin lima laga perdana musim 2007-2008 berlangsung tanpa Portsmouth kebobolan. Sabtu (17/5) besok akan menjadi pembuktian bagi kepiawaian Campbell. Dia akan memimpin rekan satu tim melawan Cardiff City di final Piala FA di Stadion Wembley.













