u can visit my another site on http://www.infomotosport.com

9 Mei 2008

Polisi Buru Penyebar SMS Santet

Diarsipkan di bawah: Berita Utama — thedi76 @ 8:30 am

ada santet di hpMasyarakat diimbau tetap tenang dan tidak resah dengan isu santet lewat SMS maupun penelepon gelap atau tidak dikenal. Teror santet lewat SMS hanya kabar bohong dengan tujuan meresahkan masyarakat, sehingga tidak perlu digubris.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Abubakar Nataprawira, mengatakan masyarakat jangan terpengaruh teror santet lewat SMS (short message service) dan diminta untuk tetap tenang serta menjalankan aktivitas seperti biasa.

“Masyarakat diharap tenang dan tidak terpengaruh oleh pesan singkat itu. Itu sengaja dibuat untuk membuat masyarakat resah,” ujar Abubakar di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis (8/5).

Abubakar mengatakan Polri sudahmendapat laporan mengenai beredarnya pesan singkat berisi ancaman santet via SMS tersebut. Menurut Abubakar, Polri akan menyelidiki isu santet via SMS tersebut. Isu teror santet lewat SMS awalnya merebak di sejumlah kota di Sumatera,di antaranya, Pekanbaru,Bengkulu, dan Jambi. Namun, isu itu kini telah merambah Pulau Jawa, termasuk Jabodetabek.

Teror itu merebak lewat SMS berantai. Isi SMS yang sulit dipertanggungjawabkan tersebut,intinya sama, tapi kata-katanya telah dimodifikasi.Tampaknya orang-orang yang tidak bertanggung jawab telah mengubahnya sebelum menyebarkannya.

Salah satu teror SMS itu berbunyi: ”Kalo ada telepon yang NOMORNYA BERWARNA MERAH jangan diangkat, karena bisa menelan jiwa. Hari ini sudah disiarkan di berita, terjadi di Jakarta dan Duri dan sudah terbukti. Sekarang masih diusut oleh pihak KEPOLISIAN. Dugaan sementara adalah kasus PEMBUNUHAN JARAK JAUH MELALUI TELEPON GENGGAM (HP) oleh dukun ILMU HITAM/si penelepon adalah ROH GENTAYANGAN yang mencari MANGSA. Harap dimengerti dan kirim ke teman atau saudara semua. Harap saling membantu sesama umat manusia.”

Sedangkan Yeni, pembaca Warta Kota, menyebutkan bahwa SMS yang ia terima berbunyi: ”Informasi, kalau ada nomor HP yang 0866 atau 0666 masuk berwarna merah, mohon jangan diangkat, karena ada virus kematian. Soalnya di Jakarta dan di Sumatera sudah ada yang meninggal gara-gara masalah ini, orang bilang lagi uji ilmu hitam.”

Pesan lain berbunyi: ”Tolong diperhatikan serius. Jika menerima telp masuk dari HP dengan kepala no 0866 atau 066 dengan warna tulisannya merah, mohon dengan sangat jangan diterima. Sama sekali jangan memencet tombol apa pun karena telah memakan korban 1 orang di Medan dan 3 orang di Pekanbaru yang hangus karena HP-nya meledak. Mohon beritahu teman-teman lain”.

Ada juga yang berbunyi seperti ini: ”Mengenai ‘Ring in Red” yang terjadi di banyak negara, kepdik WHO Prof Dr   Adi Mok telah menytakn bhw, kjdian tsb bkn ulah ilmu hitam. Tap, radiasi infra merah yangsengaja dipancarkan scr berlebihan ke HP no yg dituju yg mmg bnr dpt menyebabkan penerima tewas bbrp saat stlh mendengar telp. Walaupun tdk dijawab, HP yng terletak dkt jg berbhy, dpt timbulkan penyakit perlahan seperti kanker. Sebaiknya kurangi pengaktifan/pemakaian HP sampai dinyatakan aman kmbl olh WHO.”

Jangan percaya
Menanggapi isu santet via SMS, pengamat telematika Roy Suryo yakin isu itu merupakan upaya untuk meresahkan masyarakat dengan mendompleng kemajuan teknologi. ”Saya bisa pastikan, dari sisi teknologi, hal itu tidak mungkin. Apalagi sampai ada keterangan bahwa nomor yang muncul ada 666 dan berwarna merah. Itu tidak mungkin bisa membuat nyawa seseorang melayang,” ujarnya saat dihubungi Warta Kota, semalam.

Roy tidak menampik jika ada kemungkinan santet dilakukan dengan perantaraan ponsel. ”Saya bukan ahli santet, tapi kalau ponsel jadi perantara santet, itu mungkin saja. Itu kan sama halnya dengan santet lewat perantaraan batu, pisau, sendok, garpu, atau benda lainnya,” ucapnya.

Roy juga menyangsikan kebenaran isi SMS teror tersebut. ”Selama ini testimoni yang muncul, baik di Riau, Jambi, atau kota lain cuma katanya-katanya saja. Sampai saat ini tidak ada bukti konkret,” katanya.

Sementara itu, dari sisi teknis, kata Roy, tidak mungkin nomor yang muncul di layar ponsel kemudian berubah warna jadi merah. ”Apalagi kalau ponselnya monochrome (bukan layar berwarna—Red),” jelasnya.

Tentang dugaan radiasi ponsel sehingga penggunanya mengalami gangguan kesehatan bahkan sampai meninggal dunia, Roy mementahkan dugaan ini. ”Soal radiasi, itu memang sudah ada sejak ponsel diciptakan. Tapi kan sudah ada badan yang mengawasi soal itu. Kalau di tingkat dunia ada Federal Communication Comission (FCC) yang mengawasi. Mereka punya standar sehingga orang tidak celaka karena hal itu,” ujarnya.

Terkait masalah ini, Roy bersedia menjadi orang pertama yang meneliti korban meninggal akibat santet lewat ponsel. ”Saya berani menjadi orang pertama yang menyelidiki ini kalau memang betul ada korban karena santet lewat ponsel, kecuali ada orang yang disantet ketika sedang terima panggilan lewat ponsel. Ini hal lain. Kalau memang seperti itu, bukan salah ponselnya, memang kebetulan saja si korban, misalnya, kena santet saat pegang ponsel,” ucapnya.

Roy berpesan agar masyarakat tidak menanggapi isu santet via SMS. Ia juga berpesan bahwa anjuran lewat SMS yang meminta masyarakat menonaktifkan ponsel pada hari Jumat (9/5) ini agar diabaikan. ”Saya menengarai penonaktifan ponsel itu berpotensi pada tindakan kriminal, karena akan membuat pemilik ponsel sulit dihubungi dan ujung-ujungnya menjadi korban penipuan, misalnya dengan modus transfer uang dalam jumlah tertentu,” katanya.

Paranormal Ki Gendeng Pamungkas mengatakan santet dengan media SMS atau pesan singkat bukanlah hal yang mustahil. Namun, menurut dia, untuk saat ini hanya dia yang sanggup melakukan santet via SMS.

Pamungkas memastikan SMS berisi ancaman santet yang beredar luas dalam beberapa hari terakhir adalah bohong belaka. Sedangkan paranormal Ki Joko Bodo mengatakan sama sekali tak ada santet lewat SMS. Menurut Joko, isu santet lewat SMS adalah sistem yang dibuat sekelompok orang menjelang Pilpres 2009 agar masyarakat resah dan kacau.

”Ini bagian dari permainan orang-orang tertentu. Tujuannya agar masyarakat resah dan kacau lalu mencari bantuan kepada sekelompok orang yang akhirnya dipercaya menjadi pemimpin,” katanya.

Pikiran kosong
Secara terpisah, Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Mar’uf Amin mengatakan penyebaran isu santet melalui SMS harus dilaporkan ke polisi. Isu tersebut disebarkan orang yang tidak bertanggungjawab untuk membuat resah masyarakat.

Orang yang menyebarkan teror SMS, kata Amin, bertujuan untuk menyesatkan masyarakat. ”Masyarakat yang menerima teror SMS itu jangan percaya. Serahkan semuanya kepada Allah,” ujar Amin.

Sedangkan Sekretaris MUI DKI, Chalil Nafis, mengatakan tidak mustahil santet dikirimkan melalui SMS. ”Dalam Alquran dijelaskan, santet adalah sihir dengan mengirimkan setan melalui angin. SMS itu dikirimkan melalui sinyal. Ini sebenarnya bagian dari angin. Jadi, bisa saja setan dikirimkan melalui SMS,” katanya.

Chalil menuturkan, sihir yang dikirimkan melalui SMS akan masuk ke dalam tubuh manusia melalui mata. ”Orang yang dalam keadaan pikiran kosong atau mengambang akan mudah dimasuki sihir,” katanya.

Untuk menangkalnya, kata Chalil, orang harus selalu ingat kepada Tuhan dan selalu dalam keadaan sadar. ”Agar orang selalu sadar dan ingat kepada Tuhan, maka perbanyaklah zikir dan membaca ayat Alquran,” katanya. Dengan berzikir dan membaca Alquran, badan terbentengi dari sihir. ”Semakin lama kita membiarkan pikiran kita kosong, maka akan semakin mudah dimasuki setan,” tegasnya.

Chalil juga mengimbau agar jangan berobat ke dukun jika terkena sihir. ”Kebanyakan dukun akan menggunakan jin atau setan juga untuk mengusir jin atau setan yang merasuki seseorang,” tambahnya.

42 Komentar »

  1. [...] 9, 2008 at 3:03 am (news) Polisi Buru Penyebar SMS Santet Diarsipkan di bawah: Berita Utama — thedi76 @ 8:30 [...]

    Ping balik oleh sms santet????g kaleee… « mozart — 9 Mei 2008 @ 10:03 am |

  2. waduh santet masuk BOTD …

    salam dari malang ajah :)

    http://hmc.web.id (belajar enggris lewat nasyid)

    Komentar oleh hmcahyo — 9 Mei 2008 @ 1:59 pm |

  3. memang gak perlu dipersoalkan masalah SMS itu
    ini hanya strategi politik mungkin
    untuk mengalihkan masyarakat dari kericuhan naiknya harga BBM
    biar gak booming kali gitu

    sekian

    -ndra-

    Komentar oleh yuhendrablog — 9 Mei 2008 @ 2:35 pm |

  4. Wah betul tuh..Perlu dibasmi isu itu.. Jangan gampang percaya..!!

    Komentar oleh phiequn — 9 Mei 2008 @ 4:09 pm |

  5. Alhamdulillah sdh mengaku pelaku iseng, hanya seorang remaja. lihat di http://kepritoday.com/content/view/7312/1/

    Komentar oleh mumtazanas — 9 Mei 2008 @ 4:54 pm |

  6. Berita yang menyatakan bahwa handphone bisa memancarkan radiasi infra merah yang mematikan adalah salah, atau penipuan, atau hoax, karena pada saat menerima/mengirim SMS/telepon, handphone tidak memancarkan radiasi infra merah, tetapi radiasi gelombang mikro yang nilainya sudah dinyatakan aman oleh pemerintah. Selengkapnya lihat artikel ini:
    http://tutorialgratis.wordpress.com/2008/05/09/radiasi-handphone/

    Komentar oleh Oka Mahendra — 9 Mei 2008 @ 5:55 pm |

  7. Kalau baca komentar sekretaris MUI Jakarta jadi mual rasanya, kalau percaya dan yakin terhadap Allah, yah nggak percaya pada sihir dong…gimana sih, ngawur?

    Komentar oleh Thamrin — 9 Mei 2008 @ 5:56 pm |

  8. Wah mbah dukunnya sekarang juga masuk jaman modren yach! wah ga mo kalah gaul mbah? :lol:

    Komentar oleh Pujangga — 9 Mei 2008 @ 6:04 pm |

  9. eaduh.
    masa sih sampe segitunya?
    Kalo dipikir2, komentarnya Mas Oka Mahendra rasional!!!
    Yup!! radiasi dari hape berbahaya!!!

    Komentar oleh ghaniarasyid — 9 Mei 2008 @ 6:32 pm |

  10. jangan 2 nanti ada santet via yahoo messenger segala?

    Komentar oleh Lockon Stratos a.k.a. Tendo Soji — 9 Mei 2008 @ 7:16 pm |

  11. haha masyarakat kita benar2 bodoh….mau aja dikerjain..nalarnya dah ga jalan

    Komentar oleh yuari — 9 Mei 2008 @ 7:43 pm |

  12. ngegosip lagi nih he he he

    Komentar oleh abu zulfa — 9 Mei 2008 @ 7:50 pm |

  13. [...] Polisi Buru Penyebar SMS Santet [...]

    Ping balik oleh Fenomenal SMS “Santet” Layar Merah « CAHAYA SATRYA — 9 Mei 2008 @ 9:35 pm |

  14. ahhhhhhhhhhh…………semua itu bohong oooooooo… oooo uuuuuuuuuuu oooooooooooo semua itu bohong oooooooooooooooo. kayak lagunya gigi.emaaaaaang.
    http://www.212baca.wordpress.com

    Komentar oleh sunny2008 — 9 Mei 2008 @ 10:24 pm |

  15. sederhananya,orang indonesia kan bnyk yg ga ada kerjaan,bnyk waktu yg ga produktif,jd hal2 yg ga penting aja jd penting..;)
    tingkat pendidikan berperan juga dlm kasus ini ;)

    kesimpulan saya tentang berita di atas,
    ternyata joko bodo lebih cerdas dr roy suryo,lebih2 dr gendeng pamungkas..;)

    salam kenal yaa

    Komentar oleh asfi — 9 Mei 2008 @ 10:25 pm |

  16. saya juga percaya nggak percaya karena saya dapat sms 5 kali jadi agak bingung juga

    Komentar oleh tangkasnet — 9 Mei 2008 @ 10:27 pm |

  17. Masyarakat indonesia sekarang serba kurang,kurang duit…,kurang percaya diri, and kurang kerjaan..he he

    Komentar oleh nazhira — 9 Mei 2008 @ 11:59 pm |

  18. Hoax terbaru nih.. Pake acara cantumin metro tv segala.. Cape deh..

    Silahkan baca dan kasih pandangan kamu disini http://infostan.wordpress.com/

    Komentar oleh phiequn — 10 Mei 2008 @ 12:55 am |

  19. KORBAN SMS LAYAR MERAH dapat dibaca di sini :

    http://batubaranews.wordpress.com/2008/05/09/korban-sms-layar-merah/

    Komentar oleh batubaranews — 10 Mei 2008 @ 2:17 am |

  20. article ini source darimana mas

    Komentar oleh abusyafiq — 10 Mei 2008 @ 4:22 am |

  21. Indonesia indonesia.. kapan kau besar =_=”

    Miris sekali

    Komentar oleh yoto — 10 Mei 2008 @ 7:05 am |

  22. …HOAX
    si pakar telematika memang pantas disandingkan dengan pakar paranormal…ilmunya sejalan

    Komentar oleh stenlymandagi — 10 Mei 2008 @ 8:12 am |

  23. Wakaka dukun makin cangih aja nie

    Komentar oleh alid abdul — 10 Mei 2008 @ 8:40 am |

  24. klarifikasi mengenai axis dan telepon merah http://darmawanku.wordpress.com/2008/05/10/mistik-telepon-merah-sampai-ke-kamboja/

    Komentar oleh darmawanku — 10 Mei 2008 @ 4:17 pm |

  25. Aneh2 wae yo. temenku mpe ketakutan denger hal ini. Bagi kita, selalu mendekatkan diri kepada Sang Pencipta, Inysa Allah aman dari gangguan setan.

    Komentar oleh aditya20 — 10 Mei 2008 @ 4:35 pm |

  26. kalo orang percaya sama sms gituan mah… berarti Oon! please deh…hari gini. masih banyak kale hal laen yang perlu dipikirin di dalam hidup; tagihan kredit kard, tagihan rumah, tagihan listrik, tagihan air dll dll dll… jadi ga punya waktu buat yang sms semprul kayak gitu!

    Komentar oleh tuk4ngmar4h — 10 Mei 2008 @ 7:44 pm |

  27. walah-walah, ini lah jaman postmo…kabeh dadine runyam. seng bener karo salah wes ga karuan. ruwet.njlimet. n mumet.
    tapi jo dadi masalah seng urgent, antarane sinyal dan infrared iku beda jalure, dadi dak mungkin dg menelpon infrared dadikke wong mati.
    ngerti ra? ki ulahe wong operator..ge meramaikan kompetisi pulsa.ujung2e okeh wong sms ge keluargo, konco,lan sederek-sedulur kon ati2 saking sms abang kuwi…
    dadi, seng diuntungke yo mereka
    kita podo resah-wong cilik wes susah karno isu BBM mundak, tambah gelisah.
    antarane ekonomoi & politrik wes ra ono bedane. asu kabeh!!!
    dadine, jo khawatir. nyawamu iku wes ditakdirke karo seng Kuoso.

    Komentar oleh penaonline — 11 Mei 2008 @ 7:38 am |

  28. ada2 saja…

    Komentar oleh syafaabila — 14 Mei 2008 @ 12:37 am |

  29. href=”http://www.transmorfosis.blogspot.com/”>berita gitu diperhatiin. tinggalin aja dech jaman kan dah modern./a>

    Komentar oleh transmorfosis — 14 Mei 2008 @ 4:23 am |

  30. Kalau penyebar santet 6000 siapa yang buru yah?

    http://qflee.wordpress.com/2008/05/13/ada-lebih-bahaya-dari-angka-666

    Komentar oleh qflee — 14 Mei 2008 @ 5:20 am |

  31. Wah, pak polisi bgus jg tuh..
    Ya, qta jgn mudah percaya thd yg gtuan.

    Komentar oleh muslimcreative — 14 Mei 2008 @ 5:37 am |

  32. belive it or not…..!!!!

    Komentar oleh alfie — 14 Mei 2008 @ 7:32 am |

  33. [...] Polisi Buru Penyebar SMS Santet Diarsipkan di bawah: Berita Utama — thedi76 @ 8:30 am [...]

    Ping balik oleh SMS Santet « Pengen Pensiun Kaya — 14 Mei 2008 @ 8:02 am |

  34. di blogku ada nama-nama korban…hahahaha…
    http://marsadanauli.wordpress.com

    Komentar oleh marsadanauli — 14 Mei 2008 @ 8:38 am |

  35. waduh!! makin lama kok makin aneh yah peristiwa yang terjadi..

    Komentar oleh dEwE — 14 Mei 2008 @ 9:45 am |

  36. walah santet udah kenal hp to? iya bisa sih tapi jangan terlalu dipercaya paling itu ulah orang – orang yang pengen iseng sama pengen buat masyarakat resah

    Komentar oleh alva212 — 14 Mei 2008 @ 10:08 am |

  37. ga usah kuatir deh, kita cari dulu akar masalahnya apa, kalo itu ternyata cuma bener isu ya LEMPARRRR AJJAAHHHHHHHH…………………. ya ndak pren?????????

    Komentar oleh alva212 — 14 Mei 2008 @ 10:10 am |

  38. harga BBM naik jadi beralih ke issue Ring in Red….

    Komentar oleh sufimuda — 14 Mei 2008 @ 10:45 am |

  39. kyk kta maya EMANG GUA PIKIRIN……………………………

    Komentar oleh dfiana — 14 Mei 2008 @ 10:57 am |

  40. mungkin suatu saat santet bisa dikirim via email. :D

    Komentar oleh daeng limpo — 14 Mei 2008 @ 11:16 am |

  41. Harus dikejar tuh pelakunya biar kapok…
    Kebebasan informasi sih boleh2 aja, tapi ga boleh sampai merugikan orang lain

    Komentar oleh Zulfi — 14 Mei 2008 @ 12:09 pm |

  42. Tadinya aku 100% ga percaya ada sms santet.Tapi kemudian setelah yang dialami tetanggaku,aku jadi punya pendapat yang berbeda.Critanya gini, suatu sore tetanggaku (seorang ibu, pemilik Rumah Makan Padang “BP” di dekat perempatan Beran, sleman, yogyakarta)setelah mandi mengecek hp, ternyata ada tanda panggilan tak terjawab.Lalu penasaran dan dilihat no pemanggilnya…eh tambah penasaran lg krn no ga ada.Tak lama kemudian dari layar hp muncul tanda merah krn penasaran ibu tsb mengangkat tlp tsb dg tangan kiri.Tiba-tiba ibu tersebut seperti tersengat arus listrik yg tinggi mulai dari tangan menjalar sampai pundak…ia berusaha melepaskan hp tsb..ternyata seperti lengket,hp seperti nyedot.akhirnya setelah berusaha sekuat tenaga hp bisa lepas setelah dibanting dg keras….kejadian tersebut menarik perhatian suaminya…waktu hp coba dipegang suaminya tdk terjadi apa2…saat ibu mau memegang lagi ternyata hp masih ada seperti arus yg menyedot tangan.setelah kejadian tsb sang Ibu tangannya serasa lumpuh sekitar 3 hari.Ibu tersebut berpendapat jika ia tidak dapat lepas dari hp ia bisa meninggal,karena arus yang mengalir begitu kuat.

    Pendapatku :
    1.Itu bukan santet tapi teknologi baru yang disalahgunakan yang untuk sementara para ahli TI kita belum menemukan mengapa bisa terjadi.
    2.Berita telah ditangkapnya penyebar isu hanya sekedar penentram masyarakat saja.
    3.Tanpa bermaksud menakuti…sikap masyarakat yang 100% tidak percaya (bukan percaya santetnya tapi efek teknologi yang diakibatkan) adalah bisa merugikan dirinya sendiri.
    4.Para pakar teknologi, polisi,dan instansi pemerinatah terkait, mohon jangan memandang rendah kasus yang meresahkan masyarakat ini.

    Komentar oleh edyyulianto — 25 Mei 2008 @ 3:22 pm |


RSS umpan untuk komentar-komentar dalam tulisan ini. URI Lacak Balik

Tinggalkan komentar

Anda harus Teridentifikasi untuk menuliskan komentar.

Blog pada WordPress.com.